Pengertian Solfegio

[align=center]assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh[/align]
Halo Selamat Malam…

Saya Lagi Jalan Jalan Di Youtube.com Menemukan Sesuatu :belajar:.
Mungkin Sebagian Orang Sudah Mengenal SOLFEGIO, Mungkin Sebagian Besar Tidak.

Pertama-tama kita bertanya - tanya, apa sih SOLFEGIO itu? Kegunaan Buat Apa Sih Sampai Saya Bahas Disini. :smangat:

Pasti Kalian Udah Pernah Dengerin, Mengkulik Chord, Atau Bernyanyi Menyesuaikan Irama Dan Lirik Lagu Tersebut! Iya Dong… :mantap:

Definisi Solfegio

Solfegio adalah latihan kemampuan pendengaran atau ketajamanpendengaran musik, baik ketepatan ritmik maupun ketepatan nadanya.Menurut Stanly yang dikutip Sumaryanto (2005:40) dikatakan Solfegio adalah istilah yang mengacu pada menyanyikan tangga nada, interval dan latihan-latihan melodi dengan sillaby zolmization yaitu, dengan menyanyikan solmisasi (do,re,mi,dst) dan kemudian dikembangkan dengan menempatkan huruf vokal (a,i,u,e,o) sebagai ganti solmisasi. Solfegio juga dapat diartikan sebagai ilmu dalam memahami interval musik dan notasi. Solfegio bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang jarak nada satu ke nada yang lain dengan cara menyanyikan berbagai macam bentuk notasi, dengan menyanyikan interval nada yang berbeda-beda. Biasanya solfegio diajarkan dengan latihan-latihan menyanyikan solmisasi yang terus bertambah tingkat kesulitannya.
Dalam perkembangannya solfegio bukan hanya menyanyi saja tetapi juga mendengar dan membaca nada. Kemampuan membaca nada disebut dengan Sight Reading, kemampuan mendengar nada disebut dengan Ear Training, sedangkan kemampuan menyanyi disebut dengan Sight Singing.

[list=1]
[*]Sight Reading Menurut Stanley seperti yang dikutip Sumaryanto(2001:31-33).
Sight reading adalah membaca not tanpa persiapan atau kesanggupansekaligus untuk membaca dan memainkan notasi musik yang belumpernah dikenal sebelumnya (sering disebut dengan istilah prima vista.
Fungsi sight reading selain untuk meningkatkan kemampuanmembaca dan menambah pengetahuan tentang bahasa musik jugaberfungsi untuk menemukan hal–hal baru dalam musik dan memberikankenikmatan dalam bermusik bagi pemain atau penyaji musik hingga padatingkat ketrampilan mahir. Ada dua pendekatan dalam melatih sight reading, yaitu :
(1) dengan memainkan lagu yang mudah dengan tempo yang sebenarnya,
(2) dengan lagu yang sulit dalam tempo yang sangat lambat.
Richman dalam Sumaryanto (2001:33). Melalui sight reading diharapkan kalian dapatmembaca notasi musik dengan cepat dan tepat.Florentinus membagi kemampuan membaca not (sight reading) dalam tiga indikator, yaitu :
(1) kemampuan membaca ritme/irama,
(2) kemampuan membaca melodi/rangkaian nada,
(3) kemampuanmembaca kord/ keselarasan gabungan nada.

[*]Ear Training
Ear Training adalah latihan kemampuan mendengar, menurut Kodiyat (1983:68), Ear Training adalah latihan pendengaran secara sistematis, latihan vokal tanpa perkataan dan hanya dengan suku kataterbuka. Latihan pendengaran tersebut dilakukan dengan cara menselaraskan dengan not- not yang dihadapi. Dengan terbiasanya kalian mendengar secara bertahap, maka bayangan nada/not dari suatu lagu yang didengar akan dapat dibayangkan besar kecilnya dan tepat tidaknyalompatan nada.Manusia normal sejak lahir sudah dibebani dengan kemampuanreaksi terhadap bunyi atau musik, sehingga tanpa kegiatan mendengarmanusia tidak dapat memberikan reaksi terhadap rangsangan yang membentuk bunyi ( Jamalus, 1981:49) Latihan pendengaran musik biasanya dilakukan dalam bentuk dikte yang berupa nada yang dinyanyikan kemudian ditirukan, yang sebelumnya didahului dengan latihan pendengaran dan latihan daya ingat. Dikte tersebut berupa melodi, kord, dan ritme. Latihan pendengaran ini membutuhkan konsentrasi yang sungguh- sungguh agar kesan musik dapat dimengerti dan bila dilakukan secara berulang- ulang dapat dijadikan dasar menuju tahap pelajaran membaca notasi.
Florentinus (1997:62) membagi lebih lanjut kemampuan mendengar not (Ear Training) ke dalam tiga indikator kemampuan, yaitu:
(1) kemampuan mendengar dan mengingat ritme/irama, menuliskan sertamenyuarakan kembali,
(2) kemampuan mendengar dan mengingatmelodi/rangkaian nada, menuliskan serta menyuarakan kembali,
(3) kemampuan mendengar dan mengingat kord/keselarasan gabungan nada.
Menurut Benward yang dikutip oleh Sumaryanto(2001:35), kemampuan pendengaran merupakan gabungan dari faktor kebiasaan danpembawaan. Faktor kebiasaan dapat dikembangkan melalui latihan teratur,sedangkan faktor pembawaan murni berasal dari kemampuan diri yangberupa bakat musikalitas.Dalam proses mempelajari sebuah lagu perlu ditanamkan pengertiantentang rasa irama/ritme, agar kalian dapat memnyanyikan sebuah lagudengan dalam irama yang sesuai. Selain itu perlu ditanamkan jugapengertian tentang bayangan /memori nada, interval, dan melodi sehinggatidak mengalami kesulitan dalam menyanyikan sebuah lagu dengan benar.Dari penjelasan di atas dapat ditegaskan bahwa kemampuan mendengar not (Ear Training)adalah tingkat kepekaan kalian dalam mendengarkan,mengingat, menuliskan dan menyuarakan kembali unsur–unsure musikal dalam bentuk notasi musik secara langsung, baik pada melodi, ritme maupun kord.

[*]Sight Singing
Yang dimaksud dengan Sight Singing adalah latihan menyanyikan nada sesuai dengan melodi. Ada dua sistem yang dapat digunakan dalamlatihan ini, yaitu system fixed do dan system movable do. Kedua sistemtersebut dijabarkan sebagai berikut:

  1. Sistem fixed do Adalah latihan nada-nada dinyanyikan dengan apa adanya,misalkan nada C akan tetap dibaca do meskipun dalam tangga nadayang berbeda-beda. Contoh lain, kalian menyanyikan lagu dalam tangga nada F mayor (1 mol) maka nada F tidak dibaca do melainkan fa.
  2. Sistem Movable do adalah do yang bisa berubah-ubah, jadi nama do bisa terletak pada nada c, d, e, f, g, dan seterusnya sesuai nadadasar yang digunakan.
    Florentinus membagi kemampuan menyanyikan not atau sight singing dalam tiga indikator, yaitu :
    (1) Kemampuan menyanyikanmelodi atau rangkaian nada,
    (2) Kemampuan menyanyikan intervalnada,
    (3) Kemampuan menyanyikan tangganada. (Sumaryanto,2001:40-42)
    [/list]

Sumber: http://makalah-perpustakaan.blogspot.com/2013/04/pengertian-solfegio_11.html

[size=large]Frekuensi Solfeggio[/size]

Dikatakan bahwa Frekuensi Solfeggio ini digunakan dalam Nyanyian Kuno Gregorian, namun selama berabad-abad nada ini dinyatakan hilang. Hingga suatu ketika Frekuensi kuat ini ditemukan kembali oleh Dr Joseph Puleo seperti yang dijelaskan dalam buku Penyembuhan Kode untuk Wahyu Hayati oleh Dr Leonard Horowitz. Catatan ini dibuat kembali untuk melestarikan nada ini yang memiliki banyak kemiripan dengan sifat vibrasi kristal yang merupakan bidang yang saya tekuni. Manfaat dari nada ini layak disebarkan dalam membantu kemanusiaan.

Banyak rahasia terletak dalam frekuensi solfeggio, dikatakan frekuensi ini mengandung kekuatan penciptaan dan transformasi. Frekuensi Solfeggio diyakini memiliki kapasitas untuk mempengaruhi materi dan kesadaran. Ini alat bantu yang bagus dan sering menyertai saya dalam kegiatan meditasi dan healing sehari-hari. Kombine dengan kristal dalam mercaik orgonite menghasilkan vibrasi yang mantab.

Solfeggio ditemukan kembali dan dieksplorasi melalui penggunaan Gematria, praktek matematika esoteris, suara ini mungkin sangat baik memegang kunci umur panjang, kesadaran supra, percepatan penyembuhan, wisata dimensi, waktu / ruang itu sendiri.

[size=large]Solfeggio Harmonik [/size]

396Hz –Pelepas gelisah
Frekuensi Solfeggio Nuvifone, 396Hz atau Ut, dapat digunakan dalam situasi di mana anda perlu untuk menyelesaikan dan membebaskan rasa takut atau bersalah. Frekuensi ini mengakses sumber kebijaksanaan menembus pikiran dan hati dalam campuran harmonik ini mengusir hambatan untuk perdamaian, pengaruh kekuatan dan keseimbangan batin, mempersiapkan jalan bagi pembebasan.

417Hz - Transmutasi
Frekuensi Solfeggio kedua, 417Hz atau Re, dapat digunakan untuk cara membuat perubahan positif dalam hidup. Memungkinkan pendengar untuk melepaskan dan mengubah kesulitan dan kemunduran, agar membawa dan mendengarkan batin untuk transformasi pribadi baru. Membangun bimbingan internal, mengoreksi, menanamkan ekspresi visi dan daya.

528Hz – Perbaikan DNA
Frekuensi Solfeggio SIBOR, 528 Hz atau Mi, dikatakan berasal bahasa Dari kata miragestorum Latin atau “keajaiban”. Frekuensi ini telah digunakan oleh Ahli Mendelism untuk memperbaiki DNA Yang Rusak. Ada pula Yang mempercayai bahwa ini adalah Frekuensi Cinta . dengan frekuensi ini, Intuisi menjadi diperbesar dan mengarahkan tujuan, menyatukan sumber kebijaksanaan dan cahaya melalui penyadaran kembali penemuan keajaiban di setiap saat.Pendengar yang memiliki kekuatan dan kedamaian sebagai tujuan mereka akan meningkat pesat melalui instrumen ini menuju kehendak bebas dan bimbingan ilahi.

639Hz – Harmonisasi Hubungan
Frekuensi Solfeggio keempat, 639 Hz atau Fa, dapat digunakan untuk mengembangkan dan menyembuhkan konektifitas. Penyembuhan lengkap atas pendengar akan menciptakan keseimbangan, kesehatan dan ketenangan, menyapu Cahaya Mistis, menerima dan melampaui dualitas, memicu sarana pendekatan penyatuan polaritas internal yang bertentangan.

741Hz – Ekspansi Kesadaran
Frekuensi Solfeggio Kelima, 741 Hz atau Sol, dapat digunakan dalam tingkat psikis untuk mengembangkan intuisi dan indra keenam. Visi yang jelas diaktifkan untuk memungkinkan pembukaan dan pemberdayaan pikiran. Kekuatan internal dioptimalkan dan pendengar menemukan pembukaan yang luas untuk menyalurkan ekspresi murni dari cinta dan tujuan hidup.

852Hz – Kebangkitan Intuisi
Frekuensi Solfeggio keenam, 852 Hz atau La, dapat digunakan untuk memfasilitasi pencerahan spiritual dan peningkatan kecerdasan Spiritual. Nada ini menetapkan kekuatan melalui sukacita untuk terhubung ke sumber dari segala kekuatan sejati. Intuisi dan emosi yang terhubung, dilindungi dan dikembangkan sebagai suara batin yang menjadi jauh lebih jelas dan kuat dalam tindakan menuju keilahian.

Keenam Frekuensi Solfeggio telah dianalisis dan dipastikan oleh fisikawan Dan Musisi. Semua Setuju bahwa nada ini merupakan rangkaian yang saling berhubungan secara matematis yang unik yang berasal bahasa dari Frekuensi Suara elektromagnetik. Nada ini berkorelasi langsung dengan tangga nada yang dikenal secara umum. Hal inilah yang menyebabkan beberapa orang beranggapan bahwa Frekuensi Solfeggio berasal Dari Bahasa “Music of the Spheres” dan ditempatkan dalam legenda “Lost Chord”.

Enam Frekuensi Solfeggio memiliki hubungan penyelarasan khusus saat berinteraksi dengan vibrasi energi dari tubuh manusia. Sebagai contoh, nada ketiga frekuensi 528, berkaitan dengan frekuensi MI pada tangga nada dan berasal dari frase “gestorum MI-ra” dalam bahasa Latin yang berarti penarik perhatian “keajaiban”. Ini adalah frekuensi yang tepat digunakan oleh ahli biokimia genetik untuk memperbaiki DNA - cetak biru genetik di mana kehidupan didasarkan!

Namun belakangan ditambahkan lagi nada baru yang merupakan turunan dari frekuensi yang telah ada sebelumnya :

174 Hz – Persepsi
Frekuensi ini akan mengatur energi dan persepsi, perawatan elemen dasar yang stabil untuk percepatan dan evolusi kesadaran. Melalui pemilahan kepribadian menjadi alat harmoni internal pendengar untuk menjadi siap menjalani sukacita dan tujuan kehidupan.

285Hz – Kognisi Quantum
Frekuensi ini membantu dalam percepatan dan perluasan kesadaran di bidang multi dimensi kesadaran yang seimbang, mengakses occilating equillibrium melalui hukum kebenaran dan kebijaksanaan. Semua bayangan diterangi oleh cahaya untuk penyembuhan lembut sebagai kekuatan yang dibangun kembali. Selain itu, kemauan pribadi menemukan ekspresi yang benar melalui akal diikuti dengan koreksi tindakan.

963Hz - Accord numinus
Kehadiran keilahian diperkuat sebagai getaran diri yang kekal beresonansi di trek audio ini. Saldo kekuatan dan kedamaian ditanamkan di pendengar memungkinkan Cahaya dan Cinta untuk memandu pengalaman ini.

Pada abad pengenalan DNA sebagai satu set instruksi alias cetak biru kehidupan, kita tahu bahwa persentase yang sangat kecil (3%) darinya dapat menjadi petunjuk atas fisiologi kita. Carl Sagan menulis bahwa sebagian besar informasi genetik kita (sekitar 97%) adalah DNA yang tidak terpakai. Dia menyebut bagian ini sebagai “genetik kosong”. Inilah yang mungkin menjadikan sebagian besar potensi kita sebagai manusia masih terpendam. Dalam paradigma agama, “potensial” ini masih merupakan misteri bagi pikiran manusia, karena itu kita menciptakan istilah mistik disebut “ROH” “. Roh” adalah sesuatu yang terlepas dari siapa kita, apa kita, dan di mana kita, selalu dapat “roh” ini sebagai sesuatu yang “woww” dalam ajaran agama.

Chardin Telliard mengatakan bahwa kita bukan manusia yang berusaha mencapai suatu pengalaman rohani, tetapi sebaliknya, kita adalah makhluk spiritual yang memiliki pengalaman manusia. Pergeseran persepsi menyebabkan perbedaan yang besar dalam cara kita memandang diri kita sendiri dalam kontinum ruang- waktu. Albert Einstein menyatakan: "ternyata kita telah salah, Apa yang kita sebut sebagai materi adalah energi, getaran ini telah begitu diturunkan sehingga menjadi jelas terlihat oleh indra.”
[spoiler=]

[/spoiler]

Seperti dijelaskan Dr Candice Pert, PhD, energi dan getaran berada di tingkat yang jauh lebih halus dari molekuler. Dia menyatakan bahwa kita memiliki 70 reseptor yang berbeda pada molekul dan ketika getaran dan frekuensi mencapai sejauh itu mereka mulai bergetar. Selain itu, ia mengamati, "ketika mereka mulai bergetar mereka seperti saling menyentuh, dan menggelitik satu sama lain”. Ini seperti tarian energi, pada tingkat sel yang membuka kromosom dan memberi paparan energi ke DNA dengan frekuensi tertentu. Ketika kita melakukan toning, drum, bernyanyi, atau garpu tala dapat menjadi cara energi untuk langsung ke transformasi tujuan. Getaran dan suara dapat digunakan, seperti kebanyakan hal baik dengan niat niat positif atau negatif. Digunakan negatif itu tidak lebih dari manipulasi energi.

[size=large]Menyeimbangkan Chakra Anda dengan Solfeggio[/size]

Anda semua tentu sudah tahu tentang chakra. akan saya ulang sedikit bahwa Chakra adalah pusat energi dalam tubuh yang beroperasi di sepanjang tulang belakang, dimulai dari ujung tulang belakang hingga ke tengah otak. Chakra adalah pusat kontrol untuk aliran energi dalam tubuh dan semua energi yang datang dari luar ke dalam tubuh atau sebaliknya. Chakra ini adalah link tubuh fisik ke bidang energi tubuh yang lebih halus yang mewakili kegiatan emosional, mental dan spiritual.

Ada tiga saluran utama energi dalam tubuh. Saluran pusat energi, jalur Sushumna, berjalan sepanjang tulang belakang. Dua saluran lainnya, Ida (energi feminin) dan Pingala (energi maskulin) jalin-menjalin sepanjang jalur Sushumna. Chakra berada pada pertemuan saling-silang saluran ida-pingala pada jalur Sushumna. Ekses atau kekurangan dalam setiap chakra akan menunjukkan ketidak-seimbangan pada tubuh. Ketidakseimbangan ini dapat terwujud dalam bentuk sakit fisik dan nyeri atau ketidakseimbangan emosional seperti kecemasan dan emosional.

Meskipun banyak orang mengasosiasikan Chakra dengan berlatih Hatha Yoga, namun masih ada beberapa metode lain semisal suara yang dapat menjadi cara efektif untuk meningkatkan aliran energi dalam tubuh dan mengembalikan keseimbangan yang tepat untuk setiap chakra.

[size=small]Solfeggio mempengaruhi molekul air[/size]

Terapi suara dengan nada solfeggio dapat menjadi cara yang sederhana namun kuat untuk bekerja pada chakra, Pusat-pusat energi utama dalam tubuh. Manfaatnya tentu saja meliputi eliminasi stres dan membuka blokir energi di dalam tubuh yang berkontribusi pada penyakit fisik.

Fisika kuantum telah mengkonfirmasikan apa yang telah dikatakan oleh literatur kuno bahwa tubuh kita ternyata bukanlah materi padat namun sebuah symphoni berbagai getaran energi. Setiap sel, organ atau tubuh sistem memiliki sendiri frekuensi optimal yang berkaitan dengan kesehatan. Penyakit menunjukkan bahwa ada frekuensi getaran yang sedang tidak seimbang. Frekuensi spesifik berbagai suara dapat mengubah frekuensi chakra. Pada tingkat metafisik, sakit dan nyeri merupakan indikasi pada tingkat sel, life force energi tubuh terblokir.

Bentuk yang paling mendasar dari suara adalah getaran. Semuanya memiliki kisaran optimum getaran, yang disebut resonansi. Kekuatan suara dapat melepaskan energi terjebak dan membuat energi ini selalu tersedia untuk memulihkan kesehatan dan membuat perubahan hidup. Getaran nada pada frekuensi solfeggio dapat bekerja pada penyumbatan jalur energi dalam tubuh halus yang mengelilingi tubuh fisik dan mengubah ketidak-seimbangan sebelum gangguan itu berdampak pada tingkat fisik.

Berikut ini 6 frekuensi yang sesuai dengan tiap Chakra yang berada di dalam tubuh :

Chakra 1 menggunakan nada DO, frekuensi 396 Hz untuk membebaskan rasa bersalah dan ketakutan
Chakra 2 menggunakan nada RE, frekuensi 417 Hz untuk memfasilitasi perubahan
Chakra 3 menggunakan nada MI, frekuensi 528 Hz untuk transformasi dan mukjizat
Chakra 4 menggunakan nada FA, frekuensi 639 Hz untuk menghubungkan kepada orang lain
Chakra 5 menggunakan nada SOL, frekuensi 741 Hz untuk ekspresi dan solusi
Chakra 6 menggunakan nada LA, frekuensi 852 Hz untuk kebangkitan intuisi
Chakra 7 adalah sambungan ke alam semesta dan jumlah frekuensi enam sebelumnya.

[spoiler=]

[/spoiler]

Anda bisa menggunakan frekuensi solfeggio ini dengan musik player, akan lebih maksimal lagi jika anda mendengarkannya menggunakan headphone. Atau jika anda mempunyai garpu tala yang memiliki nada-nada seperti di atas, anda bisa langsung membunyikannya pada area chakra-chakra yang sesuai dengan nada tersebut. Misalkan anda memiliki garpu tala dengan nada DO, anda bisa memainkannya pada area chakra dasar, dan begitu seterusnya.

Sumber: http://wawanepu.blogspot.com/2014/10/frekuensi-solfeggio.html

Sumber Lain Dalam Bahasa Inggris: http://attunedvibrations.com/solfeggio-scale/

[size=large]Contoh Frekuensi Solfegio[/size]

174hz


285hz

396hz

417hz

528hz

639hz

741hz

852hz

963hz

[size=large]Dan Ada Frekuensi Solfegio Dikasih Backsound Seperti Musik Untuk Spa, Meditasi, Lucid Dream, Dan Untuk Terapi Berbagai Macam Penyakit.[/size]

174Hz Solfeggio ➤ Healing your physical and emotional aura [Relaxing Nature Sounds]

285 Hz Solfeggio Frequency Healing Music, 1 Hr ★ Influence Energy Fields ★ with Alpha Binaural Beats

8 Hours Meditation & Sleep Music-Liberation-396 Hz

Solfeggio 417 Hz | Cleansing Negative Influence From the Past | 1 HOUR | Sound of Rain

Solfeggio 528 Hz Music for Healing & Deep Sleep

POWERFUL Solfeggio Music 639 Hz | Connecting Relationships | Deep Relaxing Music

1 hour Solfeggio Music with Frequency 741 Hz - “Intense Consciousness Expansion”

Solfeggio Harmonics 852Hz Awakening Intuition

963 Hz - Sahasrara: The Crown Chakra

Kalo Favorite Saya Ini

Brain Music 10 HOURS - STUDY FOCUS CONCENTRATE - HELP YOU WORK FAST

Source: youtube.com

[size=large]Untuk Mendowload Video Tersebut Bisa Melalui Website Converting Youtube To Mp3.[/size]
https://www.google.co.id/webhp?sourceid=chrome-instant&ion=1&espv=2&ie=UTF-8#q=yt%20to%20mp3

Sekian Dari Saya… Jika Ada Salah Kata Mohon Dimaafkan… :mohon:

[align=center]wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh[/align] :sungkem :bye :ngacir:

dewa ini trit :pusing:
sampe2 gak ngerti gue apa isinya :ngacir:

ah elu

[quote=“Homo_Jakartensis, post:3, topic:268861”]

ah elu
[/quote]:smiley: