Ada Kelemahan, "Hacker" Bisa Intip Pesan WhatsApp

KOMPAS.com — WhatsApp adalah layanan pesan instan terbesar di dunia yang memiliki jumlah pengguna lebih besar dibanding Twitter dan menangani pengiriman 27 miliar pesan setiap hari. Pesan-pesan itu dienkripsi untuk meningkatkan keamanan.

Namun, enkripsi tersebut ternyata masih meninggalkan sebuah celah besar, seperti yang ditemukan oleh Thijs Alkemade, seorang mahasiswa ilmu komputer Universitas Utrecht di Belanda.

Sebagaimana dilansir oleh ArsTechnica, Alkemade mengungkapkan bahwa WhatsApp ternyata memakai kunci enkripsi yang sama untuk pesan masuk dan keluar di seluruh percakapan. Akibatnya, seorang peretas bukan hanya bisa “menguping” pembicaraan, tetapi juga menukar, menghapus, atau mengembalikan pesan pengguna.

Penemuannya itu dituangkan dalam sebuah publikasi blog. Alkemade berkesimpulan bahwa siapa pun yang bisa mencegat percakapan di WhatsApp seharusnya juga mampu membongkar enkripsi dengan sedikit usaha.

Pihak Whatsapp meresposn dengan mengatakan bahwa laporan Alkemade tersebut terlalu dibesar-besarkan. “Cerita bloger itu (Alkemade) lebih bersifat teoritis. Tidak benar pula bahwa semua percakapan (di WhatsApp) keamanannya tak terjamin,” ujar CEO WhatsApp Jan Koum.

Akan tetapi, sejumlah pakar keamanan lain telah mempelajari temuan Alkemade dan menyatakan pendapat senada.

“Ini adalah kelemahan besar yang cara mengeksploitasinya diketahui banyak orang,” tulis Thomas Ptacek, konsultan sekuriti dan cryptographer dari Matasano Securities, dalam sebuah diskusi di Twitter. “Si penyerang tak perlu menempatkan diri di tengah (pengirim dan penerima) untuk mencegat pesan-pesan.”

Lalu, bagaimana mengatasinya? Alkemade mengatakan bahwa WhatsApp bisa menutup celah keamanan tersebut dengan berpindah memakai protokol keamanan bernama Transport Layer Security yang keandalannya telah teruji dan banyak dipakai di internet.

Sumber: ArsTechnica
Editor: Aditya Panji

https://tekno.kompas.com/read/2013/10/13/1550240/Ada.Kelemahan.Hacker.Bisa.Intip.Pesan.WhatsApp

1 Like

hapaaaaaaaaaah :panik:

nice inpoh bang :ngacir:

brusan baca… :seneng:

wasuwww la pie nek koangan :hammer

ga pny WA :yes

besar amat ya tulisannya :seneng:
sayang ane gak punya WA :pasrah:

:shock:
fontnya :galau:

baca aja whatsapp gw, cuman ada rayuan gombal dari cabe cabean gw doank :nothing:
sadap aja ga penting juga :yes:

gak mungkin bisa baca WA ane, tulisan WA ane jelek :yes:

Spoiler

:ngakak:

ini orgnya :takut:

Spoiler

:panik :ngacir

nice inpoh komandan :genit:

whatsapp ane cuma pajangan doang, gak ada yg ngirim pesan ke ane :prustasi:

ternyata suatu sistem tidak ada yang sempurna

maaf mungkin ada yang tahu cara nyadap wa seseorang . agar semu pembicaraa korban bisa terpantau …

Thx inponya Bro…